Jumat, 24 Juni 2011

Mengubah Persepsi


Inspirasi Kekuatan Persepsi

“If the doors of perception were cleansed, everything would appear as it is – infinite. – Jika pintu persepsi dibersihkan, segala hal akan nampak sebagaimana adanya – sangat luar biasa.”
William Blake
Sebelum memulai membahas artikel ini saya akan menceritakan sebuah peristiwa yang dialami sepasang suami istri. Pasangan tersebut baru pindah ke sebuah kontrakan baru di kampung padat penduduk. Setiap pagi di depan rumah mereka banyak orang sibuk mencuci dan menjemur pakaian.
Pada hari I, sang istri berkomentar, “Aneh ya, kenapa orang-orang kalau mencuci pakaian sama sekali tidak bersih. Kotorannya masih tebal begitu.”
Seminggu berlalu, dan sang istri selalu berkomentar bahwa cucian warga yang dijemur di depan kontrakan mereka itu masih sangat kotor. Selama seminggu sang suami hanya diam saja mendengar komentar-komentar istrinya. Lalu pada hari ke-8, si istri memberikan komentar lagi seperti biasa.
“Nah, itu baru bersih. Pak, lihat cucian mereka sekarang menjadi bersih sekali. Tapi kenapa kemarin-kemarin cucian mereka begitu kotor ya?” gumam si istri.
“Tadi pagi saya bangun pagi-pagi sekali. Saya bersihkan semua kaca jendela rumah kita sampai betul-betul bersih,” jawab suaminya seraya pergi meninggalkan si istri yang masih terperangah.
Kehidupan ini berkaitan erat dengan persepsi, yaitu cara pandang berdasarkan pola pikir dan perilaku individu masing-masing. Setiap orang dapat mendeskripsikan situasi atau kejadian secara berbeda berdasarkan penglihatan mereka. Persepsi itu akan mempengaruhi pola pikir serta tindakan kita selanjutnya.
Realitas kehidupan ini terbentuk oleh persepsi kita atau cara pandang kita terhadap segala sesuatu. Apa yang Anda yakini, itulah yang Anda terima. Tetapi seandainya kita mampu mengubahnya (persepsi) menjadi positif, maka segala sesuatu dalam kehidupan ini akan nampak lebih menyenangkan.

Dr. Wayne Dyer mengatakan, “When you change the way you look at things, the things you look will change. – Ketika Anda mengubah cara pandang terhadap sesuatu, maka apa yang Anda lihat akan berubah.” Inilah beberapa hal pokok untuk menghancurkan persepsi negatif dan menciptakan kehidupan yang seharusnya Anda nikmati.
Pertama, selalu berusaha membiasakan diri untuk fokus pada nilai-nilai positif, maka persepsi kita menjadi lebih positif. Contoh ketika kita fokus pada kekurangan seseorang, maka kita akan terus mencari kekurangannya. Tetapi jika kita fokus pada kebaikan seseorang, maka kita akan terus berusaha mencari kebaikan di dalam dirinya dan semakin tertarik pada orang tersebut, bahkan terinspirasi olehnya.
Mungkin seperti orang yang memulai masa pacaran, pasti masing-masing memandang pasangan seperti tak memiliki kekurangan karena melihat kelebihannya saja. Hari-hari senantiasa romantis, sebab dalam hubungan itu masing-masing hanya fokus pada sifat-sifat yang positif dan menarik. Semakin ia fokus pada kualitas positif, maka ia pun melihat pasangan semakin menakjubkan sehingga makin jatuh cinta. Begitupun sebaliknya.
Cara lain untuk menjaga persepsi Anda tetap positif adalah dengan selalu berpikir dan bersikap optimis. Henry Ford yang pernah mengatakan, “If you think you can or if you think you can’t either way you’re always right. – Jika Anda berpikir Anda bisa atau jika Anda berpikir tidak bisa, itu pasti terjadi.” Berpikir dan bersikap optimis tentu membantu persepsi Anda lebih jernih, sehingga nampak jelas peluang-peluang baru yang dapat menolong situasi Anda atau memandu Anda menuju sukses dan kebahagiaan.
Berpikir terbuka dan bersedia belajar tentang banyak hal merupakan salah satu upaya untuk menjernihkan persepsi. Kehidupan ini sangat lengkap artinya terdiri dari beragam situasi, sebab, macam, dan lain sebagainya. Tidak mungkin seseorang menguasai semua ilmu atau menyelami pikiran banyak orang di dunia. Jadi sebaiknya jangan terburu-buru menciptakan kesimpulan, melainkan mencari pelajaran positif yang dapat dipetik sebagai bekal untuk berpikir dan bertindak lebih bijaksana.
Orang-orang yang hidupnya cukup sukses di dunia ini kebanyakan menjaga persepsi mereka tetap positif. Sehingga sikap dan tindakan mereka juga positif, contohnya tekun berusaha, rendah hati, disiplin, cermat atau berhati-hati dalam segala hal dan lain sebagainya. Disamping itu, mereka mampu melakukan tanggung jawab dengan baik dan menghasilkan karya luar biasa.
Persepsi seumpama `kaca jendela’ untuk melihat segala sesuatu nampak baik atau buruk. Ketika Anda mampu menjadikan persepsi selalu positif, maka Anda juga mempunyai kekuatan untuk melihat segala hal dengan lebih jernih, penuh optimisme, semangat, kasih sayang dan cinta, dan lain sebagainya, sehingga membantu Anda selalu bersikap positif dan tidak menyerah pada keadaan sesulit apapun untuk meraih sukses dan kebahagiaan. Oleh sebab itu, jika Anda ingin mencapai hasil akhir yang menyenangkan, maka jangan pernah membiarkan `kaca jendela’ Anda kotor. (Andrew Ho)

http://inspirasijiwa.com/?tag=mengubah-persepsi

Rabu, 08 Juni 2011

PENANGANAN CEDERA

RICE untuk Penanganan Cidera


Jangan salah paham dulu, RICE yang saya maksud kali ini, bukanlah berarti Nasi. RICE yang ini, merupakan singkatan dari Rest, Ice, Compress and Elevate. Metode RICE ini merupakan salah satu penanganan pertama untuk kasus atau kondisi cidera.
Cidera tak selamanya akrab dengan seorang atlet olahraga. Karena selama ini, kata “cidera” biasanya kita dengar berasal dari arena olahraga. Karena semua orang, dengan profesi apapun bisa terkena cidera ini, bahkan seorang Ibu Rumah Tangga pun bisa terkena cidera.
Dan selama ini, menurut pengalaman saya pribadi, terkadang banyak dari kita yang salah atau bisa dibilang keliru dalam penanganan awal cidera ini. Karena tak jarang, dari hasil assesment atau pemeriksaan dengan beberapa pasien, saya ambil contoh, untuk kasus Sprain/ Strain ankle, atau masyarakat awam biasa menyebutnya Keseleo atau kaki terkilir. Terdapat beberapa kekeliruan yang dilakukan oleh masyarakat dalam penanganan cidera ini.
Dan untuk lebih jelasnya, cara tepat untuk menangani cidera ini dengan menggunakan metode RICE, berikut sedikit penjelasannya :
Yang pertama harus dipahami, bahwa penanganan dengan metode RICE ini, sangat dianjurkan untuk kasus cidera yang baru (kurang dari 3×24 jam), atau biasa diistilahkan Cidera Akut.
Adapun karakteristik atau ciri ciri dari cidera akut ini :
- Adanya perubahan suhu bagian tubuh yang cidera, biasanya akan terasa panas / hangat saat dipegang.
- Adanya perubahan warna kulit ditubuh yang cidera, biasanya akan berwarna kemerahan atau kebiru biruan/ lebam.
- Dan yang sangat jelas, akan muncul bengkak disertai Nyeri dengan aktualitas yang tinggi (nyeri hebat).
Bila tanda atau ciri ciri diatas terdapat pada cidera yang anda alami maka sebaiknya anda tangani dengan metode RICE.
1. Rest
Biasa juga diartikan dengan Istrahat. Yang dimaksudkan dengan istrahat ini, bahwa bagian tubuh yang cidera tersebut diistrahatkan dari aktivitas.  
Disini sering terdapat kekeliruan oleh masyarakat kita. Kekeliruan yang biasa sering dijumpai, bahwa cidera yang dialami biasanya akan dibawa langsung ke tukang pijat. Inilah kekeliruan dasar yang terkadang dilakukan oleh beberapa dari kita.
Tahukah anda, pengaruh bila cidera akut diberikan pijatan??
Penjelasannya seperti ini, setiap kasus cidera akut, maka pembuluh darah disekitar daerah cidera akan mengalami vasodilatasi alias pelebaran pembuluh darah. Sehingga prinsip penanganan cidera akut ini, yaitu, meminimalisir pelebaran pembuluh darah. Sedangkan bila anda ke tukang pijat, dan memijat daerah yang cidera, hanya akan menambah pembengkakan yang terjadi. Bisa dibayangkan, bila cidera yang memang sudah bengkak, terus dipijat lagi?? Pastinya akan tambah bengkak!!
Setelah anda Istrahatkan, lanjutkan penanganan ke metode berikutnya,
2. Ice
Ice yang dimaksud kali ini, yakni pemberian es di daerah yang cidera. Tujuan dari pemberian es ini yaitu agar pembuluh darah yang tadinya melebar (vasodilatasi), menjadi menyempit (vasokonstriksi), sehingga dengan adanya penyempitan (vasokonstriksi) pembuluh darah, maka akan disertai dengan menurunnya aktualitas bengkak dan nyeri pada daerah yang cidera.
3. Compress
Compress atau penekanan biasa diartikan dengan memberikan elastis perban didaerah yang cidera. Pemberian penekanan dengan menggunakan elastis perban ini dimaksudkan untuk memberi penekanan pada daerah yang bengkak, sehingga cidera yang bengkak tadi, menjadi berkurang bengkaknya.
4. Elevate
Metode yang terakhir ini, berarti meninggikan daerah tubuh yang cidera tersebut. Tujuan dari meninggikan daerah yang cidera tersebut yaitu, untuk membuat sirkulasi darah didaerah cidera menjadi lancar.
*************
Demikian sedikit penjelasan ttg penggunaan metode RICE dalam penanganan cidera, semoga bermanfaat.
Salam,
http://kesehatan.kompasiana.com/medis/2010/08/31/rice-untuk-penanganan-cidera/

Minggu, 05 Juni 2011

contoh tugas kepelatihan olahraga

   TUGAS MATA KULIAH KEPELATIHAN OLAHRAGA










OLEH:
TRIA MUHAMAD ARIS




IKIP BUDI UTOMO MALANG
2011


  1. PAULA PADELFFE
DIKETAHUI            : UMUR = 38 TAHUN
                          BB         = 54 KG
                          TING    = 173 CM
                          IMT       = 18,042
5000 meter = 14 menit 29,11 detik
100000 meter = 30 menit 01,09 detik
Marathon = 2 jam 15 menit 25 detik
KAM = 14,48 x 5000/14,8 = 345,3 ml/menit

DITANYA     :
a.      KAM relatif dan absolut?
b.      Hasil TL 15 menit?
c.       Waktu TL 3000 meter?

JAWAB
a.      KAMrelatif = (v – 133) 0,172 + 33,3
               = (345,3 – 133) 0,172 + 33,3
               =  36,5176 + 33,3
               = 69,8156 ml/kg/menit  
                  KAMabso               =

            
                   
          
b.      HASIL TL 15 menit?

KAM = (V – 133)0,172 + 33,3                           
69,8156 – 33,3 = (V – 133)0,172
36,5156/0,172 = (V – 133)                                   V = d/t
   212,3 + 13.3 = V                                                345,3 = d/15
              345,3 = V                                                d = 345,5 x 15 = 5179,5 meter

c.       HASIL TL 3000 meter?
KAM = (V – 133)0,172 + 33,3
69,8156 = (d/t – 133) 0,172
69,8156 – 33,3 = (3000/t – 133)
36,5156/0,172 = (3000/t – 133)
212,3 + 133 = 3000/t
t = 3000/345,3
t = 8,68 menit


  1. KURNIA MEGA
Diketahui:
Tinggi             : 184 cm
BB                   : 75 Kg
IMT                : 22,153
Umur              : 21 tahun
TL 15 menit dengan jarak 3600 meter

Ditanya:
KAM...?

Jawab
KAM = (V – 133) 0,172 + 33,3
           = (d/t – 133 ) 0,172 + 33,3
           = (3600/15 – 133) 0,172 + 33,3
           = (240 – 133 ) 0,172 + 33,3
           = (107) 0,172 + 33,3
           = 18,404 + 33,3
           = 51,704 ml/kg/menit





3.      M.Risky
Diketahui:
Tinggi             : 174 cm
BB                   : 63 Kg
IMT                : 20,808


Ditanya:
KAM...?

Jawab
KAM = (V – 133) 0,172 + 33,3
           = (d/t – 133 ) 0,172 + 33,3
           = (3600/15 – 133) 0,172 + 33,3
           = (240 – 133 ) 0,172 + 33,3
           = (107) 0,172 + 33,3
           = 18,404 + 33,3
           = 51,704 ml/kg/menit