Senin, 07 November 2011

RPP KARAKTER PENJASKES



   RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)



Nama Sekolah             : SMK Shalahuddin Malang
Mata Pelajaran            : Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Kelas/Semester           : X / 1
Pertemuan                   : 4 kali pertemuan
Alokasi Waktu             : 8 X 45 menit

Standar Kompetensi
1.   Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dalam bentuk sederhana dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya.

Kompetensi Dasar
1.1.   Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga beregu bola besar serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat, dan percaya diri**).

Indikator                   
1.    Melakukan latihan teknik dasar passing bawah, passing atas, servis dan smash (berpasangan dan berkelompok) dengan menggunakan dengan koordinasi yang baik.
2.   Melakukan variasi dan kombinasi teknik dasar passing bawah, passing atas, servis dan smash (berpasangan dan berkelompok) dengan menggunakan dengan koordinasi yang baik.
3.            Bermain bolavoli dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi untuk menumbuhkan dan membina nilai-nilai kerjasama, toleransi, memecahkan masalah, menghargai teman, dan keberanian.
Nilai Karakter
1.Memiliki rasa ingin tahu bagaimana cara melakukan teknik passing bawah dan passing atas dengan baik dan
2.Memiliki nilai kerjasama dalam melakukan passing secara berkelompok atau berpasangan
3. Meiliki rasa saling menghargai antara sesama teman pada saat melakukan kegiatan pembelajaran.

A.         Tujuan Pembelajaran
1.      Melalui obserbasi dalam kegiatan pembelajaran peserta didik dapat mengetahui bagaimana cara melakukan gerakan passing bawah, passing atas dan service dengan baik dan benar.
2.      Melalui Penjelasan dan demonstrasi yang dilakukan oleh Guru, peserta didik dapat melakukan gerakan passing bawah, passing atas dan service dengan baik dan benar
3.      Melalui Interview siswa dapat menjelaskan bagaimana cara melakukan gerakan passing bawah, passing atas dan service secara baik dan benar.
B.          Materi Pembelajaran
         Permainan Bolavoli
1. Teknik dasar passing bawah, passing atas dan servis (berpasangan dan berkelompok) dengan menggunakan dengan koordinasi yang baik.
2. Variasi dan kombinasi teknik dasar passing bawah, passing atas, dan servis (berpasangan dan berkelompok) dengan menggunakan dengan koordinasi yang baik.
3.      Bermain bolavoli dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi.

C.         Metode Pembelajaran
1.      Demontrasi
2.      Inclusive (cakupan)
3.      Bagian dan keseluruhan (Part and whole)
4.      Permainan (game)
5.      Saling menilai sesama teman  (Resiprocal)
D.         Langkah-langkah Pembelajaran

PERTEMUAN
No.
Kegiatan
Waktu
Metode


A







B


















































C




Pertemuan 1 dan II
Kegiatan awal
·   Berbaris, berdoa, presensi, apersepsi, motivasi dan penjelasan tujuan pembelajaran.
·   Pemanasan secara umum
·   Berlari mengelilingi lapangan bolavoli
·   Pemanasan khusus bolavoli dalam bentuk permainan


Kegiatan inti
·   Servis adalah kegiatan mengawali sebuah permainan dan sekaligus juga merupakan serangan pertama dari suatu tim
·   Servis ada dua macam yaitu servis bawah dan servis atas
·   Servis dilakukan dengan cara memukul bola dari luar lapangan permainan menggunakan satu tangan, yakni dapat menggunakan telapak tangan atau kepalan tangan bagian samping.

·   Siswa dibagi menjadi dua kelompok untuk melakukan gerakan memantulkan bola dengan satu tangan secara terus menerus tanpa harus menjatuhkan bola

 

·   Siswa dibagi menjadi 4 kelompok dengan dua kelompok saling berhadapan dan melakukan servis bawah secara bergantian

 

·   Passing adalah kegiatan untuk memberikan/ menyajikan bola kepada sesama tim. Pasing ada dua macam,yaitu: passing bawah dan passing atas
·   Passing bawah dilakukan dengan cara kedua tangan dirapatkan, kaki dibuka selebar bahu dan sedikit ditekuk.
 
 
·   Siswa dibagi menjadi 4 kelompok dengan dua kelompok saling berhadapan dan melakukan passing bawah secara bergantian
          

Kegiatan Penutup
·   Pendinginan (colling down)
·   Evaluasi, diskusi dan tanya-jawab proses pembelajaran yang telah dipelajari
·   Berbaris dan berdoa 


15 menit








60 menit

















































15 menit



A







B








































































C








A





B

























C


Pertemuan III
Kegiatan awal
·   Berbaris, berdoa, presensi, apersepsi, motivasi dan penjelasan tujuan pembelajaran.
·   Pemanasan secara umum
·   Berlari mengelilingi lapangan bolavoli
·   Pemanasan khusus bolavoli dalam bentuk permainan


Kegiatan inti
·   Passing adalah kegiatan untuk memberikan/ menyajikan bola kepada sesama tim. Pasing ada dua macam,yaitu: passing bawah dan passing atas
·   Passing bawah dilakukan dengan cara kedua tangan dirapatkan, kaki dibuka selebar bahu dan sedikit ditekuk.
 
 
·   Siswa dibagi menjadi 4 kelompok dengan dua kelompok saling berhadapan dan melakukan passing bawah secara bergantian
       

·   Siswa dibagi menjadi dua sap barisan dan kemudian melakukan passing secara bergantian dengan teman yag ada di depannya.

          
                            Arah panah merupakan arah
                          passing bola

 ·   Passing atas merupakan cara mengumpan bola menggunakan telapak tangan, posisi kaki sama dengan pada saat melakukan passing bawah Cuma bedanya passing atas menggunakan telapak tangan yang di dorongkan ke atas.
 

 ·   Siswa menjadi dua banjar dan melakukan lemparan ke atas kemudian bola di tangkap menggunakan telapak tangan pada saat posisi bola berada di atas kepala dengan kaki sedikit ditekuk.

 
Arah panah merupakan arah gerakan


·   Siswa dibagi menjadi empat kelompok dengan dua kelompok saling berhadapan dan saling melakukan passing atas kea rah teman di depanya secara bergantian. Yang sedah melakukan passing langsung pindah ke belakang barisan

 
Kegiatan Penutup
·   Pendinginan (colling down)
·   Evaluasi, diskusi dan tanya-jawab proses pembelajaran yang telah dipelajari
·   Berbaris dan berdoa 


Pertemuan IV

Kegiatan awal
·   Berbaris, berdoa, presensi, apersepsi, motivasi dan penjelasan tujuan pembelajaran.
·   Pemanasan secara umum
·   Berlari mengelilingi lapangan bolavoli

Kegiatan inti
·   Materi tes keterampilan meliputi passing bawah dan service.
·   Materi tes keterampilan passing bawah yakni melakukan passing di tempat secara individu selama 15 detik, dengan 4 rambu – rambu yakni :
1.   Kaki di buka selebar bahu dengan sedikit ditekuk
2.   Perkenaan bola pada area yang lebar
3.   Tangan lurus pada saat melakukan passing
4.   Pantulan bola melebihi di atas kepala
Nilai maksimal 4 kurang satu point berarti berkurang pula nilainya dan seterusnya.

·   Tes kemampuan service


 

 

Kegiatan Penutup
·   Pendinginan (colling down)
·   Evaluasi, diskusi dan tanya-jawab proses pembelajaran yang telah dipelajari
Berbaris dan berdoa 


15 menit








60 menit





































































 
15 menit






 


10 menit





70 menit





















 

10 menit
E. Alat dan Sumber Belajar
1.      Alat Pembelajaran :
·         Bola voli atau sejenisnya
·         Lapangan permainan bolavoli atau lapangan sejenisnya
·         Net/jaring bolavoli
·         Peluit

2.      Sumber Pembelajaran :
·         Media cetak
o   Buku pegangan guru dan siswa SMA Kelas X, Muhajir, Pendidikan Jasmani dan Olahraga, Jakarta: Erlangga.
o   Lembar Kerja Siswa (LKS),
o   Buku permainan bolavoli

F.         Penilaian
1.            Teknik dan Bentuk Penilaian
a.            Tes Keterampilan (Psikomotor)
Lakukan teknik dasar passing, servis dan passing bawah  unsur-unsur yang dinilai adalah kesempurnaan melakukan gerakan (penilaian proses) dan ketepatan dan ketepatan melakukan gerakan (penilaian produk/prestasi).
·               Contoh penilaian proses teknik dasar permainan bolavoli (Penilaian keterampilan kecabangan)

No
Nama Siswa
Passing
Servis
Jml
Nilai Akhir
1
2
3
4
Σ
1
2
3
4
Σ
1.













2.













3.













4.













5.













dsb














JUMLAH SKOR MAKSIMAL (NILAI PROSES) : 8


                   Jumlah skor yang diperoleh
Penilaian Proses  =  ----------------------------------------- X  100%
                      Jumlah skor maksimal

Keterangan :
  • Mendapat nilai Sangat Baik, jika skor antara              = 91 – 100%
  • Mendapat nilai Baik, jika skor antara                         = 80 – 90%
  • Mendapat nilai Cukup, jika skor antara                       = 70 – 79%
  • Mendapat nilai Kurang, jika skor antara                      = 60 – 69%
  • Mendapat nilai Kurang Sekali, jika skor antara            = Kurang dari 60%
                                                                                             

                                                Guru Mata Pelajaran
                                               Tria Muhamad Aris,S.Pd

Sabtu, 01 Oktober 2011

LOMPAT JAUH



Sekilas Teknik Lompat Jauh

Dalam lompat jauh gaya dibagi menjadi 3 macam gaya yaitu gaya jongkok, gaya berjlan dan gaya menggantung. Akan tetapi prinsip dasar dari ketiga gaya tersebut tetap sama. Loncat jauh dapat dibagi kedalam ancang-ancang, lepas tapak, melayang, dan mendarat.pada semua teknik lonpat jauh ancang-ancang merupakan lari dengan percepatan dari start. Ancang-ancang kira-kira sejauh 30-45m. frekuensi serta panjang langkah ancang-ancang makin meningkat sampai persiapan lepas tapak. Selama 3-5 langkah terakhir peloncat mempersiapkan diri untuk mengalihkan ancang-ancang (kecepatan horizontal) kepada lepas tapak (kecepatan vertical). Pada saat itu sebaiknya kecepatan jangan dikurangi, satu langkah sebelum terakhir , kira-kira 10-15 cm lebih panjang dari langkah sebelumnya dan terakhir. Karena itu titik berat badan agak terbawa kebawah , dan sodokan tenaga vertical diperbesar.

Penerapan teknik pada berbagai macam gaya
Pada teknik gantung
Peloncat menurunkan kaki ayaun sampai bagian atas, dan bagian bawahnya membuat sudut 90 derajat. Pada waktu itu juga kaki lepas lapak ditarik kedepan dibawah tubuh. Jadi peloncat seperti jongkok diudara. Dengan sikap busur itu pinggul menarik loncatan, dan pendaratan disiapkan. Sikap gantung itu dipertahankan sampai kra-kira pertengahan melayang  dan sementara itu lengan berayun kebelakang.pendaratan didahului dengan mengayunkan kedua kaki bagian atas bersama-sama kedepan dengan membungkukkan badan bagian atas kedepan dan membawa kedua lengan kedepan, akhirnya jedua kaki ditarik keatas.

Pada teknik loncat jalan
Kaki ayun dengan kuat dan tangkas diayunkan tinggi kedapan, kaki bagian bawahnya cepat kedepan, pada loncatan diatas7,50m sewaktu pada tahap melayang dilakukan satu setengah sampai tiga setengah langkah. Kaki lepas tapak yang lencang dibawa kebelakang badan, dan dibengkokkan kuat-kuat, sedangkan kai ayun berayun kedepan. Dalam keadaan seperti itu kaki bagian atas ditarik keatas sampai hampir horizontal, dan bagian bawahnya bergantung kebawah. Pada bagian atas agak dibungkukkan kebelakang, dan baru pada pendaratan dibawa kedepan lagi



Ukuran Lapangan lompat jauh untuk jarak awalan lari sampai balok tumpuan 45m, balok tumpuan tebal 10cm, panjang 1,72m, lebar 30cm, bak lompatan panjang 9m, lebar 2.75m, kedalaman bak lompat ± 1 meter. Gerak lompat jauh merupakan gerakan dari perpaduan antara Kecepatan (speed), Kekuatan (stenght), Kelenturan (flexibility), Daya tahan (endurance), Ketepatan (acuration).

Gambar lintasan lompat jauh
 









Keterangan
  1. Garis start
  2. Lintasan lari (sedikitnya 45 m)
  3. Balok tumpu
  4. Bak pasir

Para peneliti membuktikan bahwa suatu prestasi lompat jauh tergantung pada kecepatan daripada awalan atau ancang-ancang. oleh karenanya di samping memiliki kemampuan sprint yang baik harus didukung juga dengan kemampuan dari tolakan kaki atau tumpuan.
Catatan
- Bak lompat diisi dengan pasir
- Apabila pelompat gagal/diskualifikasi yuri mengangkat bendera merah
- Apabila pelompat melakukan dengan baik yuri mengangkat bendera putih
- Lebar awalan 122 cm
- Panjang balok 122 cm
- Lebar balok 20 cm


Cara mengukur lompatan pada lompat jauh
Pada lompat jauh pengukuran sebetulnya sama dengan pengukuran pada loncat jangkit. Pengukuran dilakukan oleh juri pengukur yang biasanya berjumlah 2 (dua) orang. Pengukuran akan dilakukan apabila lompatan tersebut dinyatakan syah. Pengukuran lompatan diambil dari balok ujung balok tumpu yang terdekat dengan bak pasir, sampai pada tanda awal pendaratan. Bila pelompat berjalan mundur seusai melakukan lompatan maka yang diukur adalah jarak ketika atlet tersebut mundur. Oleh karena itu ketika seusai meloncat maka atlet harus berjalan maju. Pada pengukuran ini diusahakan untuk seteliti mungkin sebab selisih satu cm saja akan berpengaruh. Selain itu alat yang digunakan untuk mengukur juga harus sama ( hanya ada satu alat ukur). Hasil lompatan akan dicatat oleh pencatat hasil perlombaan.

Penentuan pemenang dalam perlombaan lompat jauh
Penentuan pemenang lompat jauh bila kita lihat memanglah mudah karena ditentukan oleh lompatan yang paling jauh. Sebetulnya tidak demikian sebab ada beberapa prosedur yang harus dilalui oleh atlet, seperti tes doping.
Bila didalam sebuah perlombaan ada nilai yang sama maka untuk menentukan juara maka harus diberikan kesempatan pada kedua peserta tersebut untuk melakukan lompatan lagi. Dan bila masih sama maka dilihat dari prestasi atlet sebelumnya, dan bila masih sama baru diadakan undian.
catatan
“Pada lompat jauh setiap peserta diberikan kesempatan untuk melakukan 3x lompatan dari ketiga lompatan tersebut diambil jarak lompat yang terjauh”

http://amore87.wordpress.com/tag/lompat-jauh/